Premanisme Di Kalibata City

Pada tanggal 18 April 2015 pukul 15:00, Warga Kalibata City, yang terdiri dari sekitar 14.000 unit Satuan Rusun ingin mengadakan Rapat Pembentukan Panitia Musyawarah Persiapan Pembentukan PPPSRS sebagaimana realisasi dari Pasal-pasal 74, 75,76,77 dan Undang-undang No. 20 tahun 2011.
Pasal 74 ayat 1 menyatakan Pemilik wajib membentuk PPPSRS. Dalam waktu paling lama setahun Pelaku Pembangunan harus menyerahkan Pengelolaan Benda Bersama, Daerah Bersama dan Tanah Bersama Kepada PPPSRS. Kemudian PPPSRS dapat membentuk Badan Pengelola atau menunjuk Badan Pengelola. Saat ini pelaku Pembangunan sebagai pengelola Sementara.

KAPPRI diundang Untuk menyaksikan Rapat di Selazar Herbras (Kalibata City). Sesampainya di lokasi saya kaget bukan kepalang. Dari segala arah yang menuju Herbras, ratusan orang berseragam telah siap menjaga pintu masuknya. Saya melewati mereka dengan tenang. Karena mereka tidak kenal saya.

Saya lebih kaget lagi melihat lokasi Herbras yang direncanakan sebagai lokasi Rapat. Ada sekitar 300-an orang telah menduduki tempat tersebut dan calon peserta Rapat yang kalah banyak telah terusir dan berkumpul di warung makan dekatnya. Sebanyak 300-an orang dengan baju putih, kopiah putih, sebagian besar berjenggot. Ada juga yang masih anak-anak dengan pakaian sama. Mudah ditengarai mereka adalah orang luar Kalibata City yang sengaja didatangkan untuk menggagalkan Rapat warga.

Saya menilai situasi tidak kondusif untuk melakukan Rapat dan untuk menghindari bentrok fisik, saya mengusulkan Penundaan Rapat, dan untungnya warga sepakat.

Dari peristiwa ini jelas-jelas nyata bahwa ada pihak yang telah me-RAMPAS HAK WARGA UNTUK BERSERIKAT dan MENYATAKAN PENDAPAT. Ini jelas bertentangan dengan UUD 45 kita.

Tetapi pada Titik ini Pemerintah belum hadir melindungi hak rakyat. Saya tidak melihat adanya Dinas Perumahan DKI maupun Kementerian PUPera yang hadir sebagai Pembina disitu. Masyarakat Kalibata City Seperti ternak yang ditinggalkan gembalanya. Padahal ibaratnya jelas ada Harimau bahkan singa yang mengancam. Mereka diam tak berani bersuara.

Akan sampai Kapan Pemerintah Tidak hadir membela rakyat yang hak-haknya dirampas begitu saja. Kejadian yang mirip juga dilakukan di Kawasan Rusun lain. Secara melawan Hukum pihak pengelola membentuk PPPSRS versi Pengmbang, dan lalu menunjuk pengelola yang adalah anak perusahaan pengembang.

Perjuangan kearah penerapan UU 20 Tahun 2011 sangat lah berat dirasakan kebanyakan warga Kawasan Rusun. Sangat langka unsur Pemerintah yang mau turun tangan menolong rakyat mendapatkan haknya. Dengan kata lain rakyat lepas dari kolonialisasi asing TAPI tetap dijajah dan oleh BANGSA SENDIRI!. Kapan ini Akan berakhir, kita belum tahu.

Boleh di tanyakan Kepada rumput yang bergoyang.
Brigjen TNI (Purn) Krismanto Prawirosumarto

Advertisements

Tagged: ,

2 thoughts on “Premanisme Di Kalibata City

  1. siapaya April 21, 2015 at 8:30 pm Reply

    Reblogged this on Paguyuban City Home MOI and commented:
    Sudah saatnya Pemerintah melakukan langkah nyata dalam mewujudkan keadilan di kawasan lingkungan hunian vertikal.

  2. siapaya April 22, 2015 at 3:47 pm Reply

    “Lho, panmus itu kan cuma menyiapkan pemilihan pengurus P3SRS. Kalau warga memiliki calon yang dianggap bisa memimpin, silakan diajukan. Kalau memang berkualitas, pasti warga memilihnya,” kata Andri yang ikut hadir pada rapat bersama Ketua Kesatuan Aksi Pemilik dan Penghuni Rumah Susun Indonesia (KAPPRI) Brigjen (Purn) Krismanto.

    Untuk itu, dia menyayangkan pembentukan panmus tandingan yang akhirnya membuat suasana di Kalibata City menjadi keruh. Apalagi, pada rapat pembentukan panmus tandingan tersebut mereka melakukan orasi di tengah-tengah pengajian dan zikir akbar oleh warga lainnya sehingga timbul ketegangan. Setelah dibubarkan pihak keamanan, rapat pembentukan panmus tandingan akhirnya gagal.

    http://properti.kompas.com/index.php/read/2015/04/20/121641421/Makin.Keruh.Pembentukan.P3SRS.Kalibata.City.Tandingan.Gagal

    Di artikel ini kok seperti Pak Krismanto disalahposisikan ya ?

    cityhomemoi.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: