Intervensi Pengacara di Sidang PTUN Thamrin City

Sidang PTUN, Kamis 23 April 2015 Pukul 10:00 Sidang PTUN di Jakarta Timur, Warga Thamrin City menggugat Pemda DKI yang mengesahkan PPPSRS bentukan pengembang Thamrin City yang telah secara keliru disahkan Gubernur DKI. Pengembang karena punya kepentingan, melakukan intervensi dengan mengutus pengacara. Pengacara harus menunjukkan bukti bahwa Pembentukan PPPSRS oleh para pemilik kios Thamrin City itu harus sah menurut hukum. Sehingga intervensi dilakukan berdasar Surat kuasa dari para Pemilik, dengan maksud menjadi gugatan Pemilik melawan sesama Pemilik.
 

Pada saat pemeriksaan Surat Kuasa Pengacara, Warga menemukan bahwa adanya pemalsuan tanda tangan para Pemilik yang memberikan kuasa kepada Pengacara yang melakukan intervensi ini. Hakim bisa menerima!
 
Tetapi dikarenakan ini adalah sidang PTUN, sehingga PTUN tidak berwenang mengurusi TINDAK PIDANA pemalsuan tanda tangan ini. Hal ini menyebabkan hakim Ketua menyatakan sidang TIDAK DAPAT DILANJUTKAN karena Surat Kuasa pihak intervensi TIDAK SAH. Tindak pidana pemalsuan tanda tangan bukan ranah PTUN tetapi ranah pidana. Sidang ditunda sampai 6 Mei 2015 pukul 10:00. Kalau mau dipersoalkan harus ada laporan polisi yang akan diproses di persidangan lain.

 
Dog …..Dog …..Dog. Sidang ditutup.
 

Advertisements

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: