Kegiatan di Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Jakarta, 4 Mei 2016

Dengan ini saya laporkan kegiatan sewaktu di Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN )(4 Mei 2016). Rupanya memang kegiatan ini rutin menghabiskan APBN dan masuk dalam program kegiatan mereka.

  • Di acara ini dari 15 (lima belas) perusahaan properti yang diundang hampir tak ada yang hadir.
  • Undangan selain perusahaan properti pada hadir. Jadi suasana tenang, biasa, tanpa ada gejolak.
  • Paparan BPKN boleh dikatakan sesuai pemahaman kita.
  • Paparan PUPera sangat teknis dan kurang menyentuh kebijakan yang dijalankan.

KAPPRI menyampaikan 3 pokok penyimpangan Hukum yang ada di AD ART buatan pengembang yang disahkan oleh Pemda DKI, yaitu:

1. NPP sebagai dasar hitung hak suara.
2. Pemberlakuan Surat kuasa dalam melaksanakan hak suara.
3. Penambahan kata “terutama ” pada Pasal 74 ayat (1) UU 20 tahun 2011.

Juga penyimpangan dalam PPJB yang banyak Klausul Baku yang menyimpang demi penguatan posisi pelaku pembangunan selaku penjual dan pelemahan posisi Pembeli.

Saya juga sempat berdiskusi dengan BTN (Bank Tabungan Negara), tentang kemungkinan diadakan Bank Kustodian, untuk menyimpan uang angsuran para pembeli Properti agar lebih aman, tidak langsung dibayarkan kepada Penjual. Katanya untuk Konsumen yang Nasabah BTN telah diamankan dengan cara penyerahan dana kepada Penjual, bertahap sesuai perkembangan proyek.

KAPPRI juga menerima pengaduan dari Basyura City yang belum selesai dibangun.
Disana perusahaan pemasarannya lari meninggalkan hutang pada pengembang, kalau saya tidak salah mencapai puluhan milyar, yang kemudian piutang pengembang itu dibebankan kepada Pembeli secara Proporsional sebagai tambahan kewajiban. Ada yang kena tambahan kewajiban sampai 75 juta per unit. Anehnya hampir semua mau, karena diancam kehilangan unit pesanannya kalau tidak mau/tidak setuju.

Hanya tersisa satu pembeli yang menolak yang tadi mengadu bersama dengan lawyer nya.
Hasil Tanya jawab dan diskusi, katanya semua masuk catatan Panitia, yang sanggup akan berusaha sebisanya untuk upaya perbaikan, Walau kekuasaannya hanya sebatas memberi rekomendasi saja.

Kita juga tak boleh terlalu optimis, tetapi kita menunggu saja untuk TINDAK LANJUT-nya.
Demikia laporan kegiatan ini. Selamat berjuang!!!

Salam KAPPRI

http://www.kappri.org

Website BPKN: http://www.bpkn.go.id

Advertisements

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: