Category Archives: Mata Najwa

Inspirasi dari Mata Najwa

mata najwa

 

 

 

 

 

 

Mata Najwa – Metro TV

Jakarta 13/2/20116

Sahabat sesama pejuang yang baik,

Saya sangat terkesan dengan tayangan Mata Najwa  siang ini karena adanya para pejuang keadilan yang berjuang dengan atau tanpa pengacara juga bisa berhasil.

Dari Mata Najwa saya mencatat: 
1. Tukang Gigi memenangkan gugatan di MK  dibantu pengacara gratis.
2. Satpam memenangkan gugatan di MK tanpa pengacara.
3. Buruh yang tidak mendapatkan haknya gaji, menggugat tanpa pengacara bisa menang.
Saya pikir kok banyak mirip ya, dengan kita.

Para pembeli Rusun, Apartemen tidak mendapatkan haknya sebagai berikut:
1. Hak milik. Setelah Jual beli tidak mendapatkan hak milik atas barang yang dibeli. Contohnya di Tamrin City, tidak mendapatkan sertifikat hak milik. Juga banyak lagi di tempat lain. Tanah Bersama Tidak dipindahkan kepada kumpulan para pembeli, PPPSRS.
2. Hak memanfaatkan, memakai, menyewakan, tidak bisa didapat dengan mudah seperti seharusnya. Tidak dapat MENJADIKAN collateral pinjaman karena hak milik yang belum jelas.
3. Hak memindahkan Hak karena Hak Kepemilikan yang belum jelas, seperti hak hibah, mewariskan.
4. Hak mengelola atas barang yang dibeli. Karena sampai sekarang dengan segala Rekayasa pengembang terus mengelola.

Selain itu hak warga negara para Pembeli dan Pemilik  juga diabaikan, seperti:
1. Hak  suara pemilihan, dalam pemilihan Pengurus PPPSRS.
2. Hak berkumpul dan berserikat, karena telah direkayasa agar tidak  dapat membentuk PPPSRS sendiri.
3. Hak dipilih dalam Kepengurusan PPPSRS, dihalangi dengan rekayasa negatif.
4. Hak menentukan nasib sendiri, direkayasa.
5. Hak bebas dari kekurangan.
6. Hak bebas dari ketakutan, masih banyak warga yang diteror, diintimidasi.
7. Hak mengejar kebahagiaan, yang didasari oleh adanya hak-hak diatas. Ini juga tidak didapatkan.
8. Hak Bebas untuk bebas.

Saya menulis ini untuk meningkatkan semangat serta keberanian teman-teman pergi ke Pengadilan meminta Keadilan.

Sudah barang tentu kita perlu belajar bagaimana MEMBUAT gugatan . Tetapi kisah tukang Gigi, Satpam dan Buruh diatas setidaknya dapat menginspirasi kita. Kalau mereka bisa mengapa kita Tidak???

Telah banyak  contoh warga mencari keadilan di Pengadilan.
1. Warga Cambridge Condominium Medan telah menang gugatan ke PPPSRS pengembang.
2. Warga Thamrin City telah menang PTUN melawan Gub DKI, namun dibanding dan dikalahkan, sekarang sedang kasasi.
3. Warga GCM memenangkan gugatan Praperadilan Kepada Polres Jakarta Pusat.
4. Warga GCM menang gugatan atas penangkapan diluar Hukum terhadap Polisi.
5. Gugatan Praperadilan terhadap OJK sekarang masih proses.
6. Warga GCM masih menggugat Praperadilan penangkapan diluar Hukum, masih proses.

Ada yang berhasil tetapi ada juga yang belum. Maksudnya kita tidak perlu takut mengadukan ke Pengadilan tentang masalah Rusun kita.

Itu masih lebih baik daripada hanya diam atau menggerutu, meratapi nasib.

Ada yang berhasil, Ada yg belum. Kita telah mulai perjuangan, momentum jangan sampai terputus. Senjata kita adalah kebenaran, dan perlunya merebut hak.

Tetapi Tidak ada yang tanpa berjuang Akan menang. Selamat berjuang.

Salam.

Kappri.org