Category Archives: rusun

Pengembang Kabur, Melarikan Diri

dca

Jakarta, 19 September 2015

Yang Terhormat Para Pejuang Rusun,

Rupanya terdapat juga masalah di Rusun yang berbeda sama sekali dengan permasalahan di Rusun-rusun yang lain. Jika pada umumnya Pelaku Pembangunan (Pengembang/Developer) tidak mau pergi, yaitu ingin terus mengelola kawasan yang dibangunnya (dengan mengambil keuntungan didalamnya), tetapi di Rusun Delta Cakung Apartemen atau R-DCA ini berbeda. Pelaku Pembangunan  kabur tanpa kabar sebelum R-DCA ini menyelesaikan pembangunannya. Separuh lebih dari unit telah dihuni para Pembeli dan masih tersisa unit yang belum terjual. Namun terdapat beberapa fasilitas bersama rumah susun yang belum selesai dibangun dan berada dalam rencana, yaitu:
1. Kolam renang.
2. Lapangan Futsal.
3. Children Play Ground.

Diinformasikan bahwa Pelaku Pembangunan telah menyatakan menitipkan dana di Pengadilan sebesar Rp 75.000.000,-. Dana yang sebenarnya sangat sedikit dibanding keperluan dana untuk membangun tiga buah fasilitas bersama tersebut diatas.

Pemborong-nya juga kebingungan karena pekerjaan belum selesai, TETAPI Pelaku Pembangunan sebagai penyandang dana tidak mau meneruskan lagi. Layak untuk diduga bahwa Pemborong juga masih punya tagihan yang belum dibayar oleh penyandang dana. Kemungkinan uang pemborong sudah berupa beton cor yang tidak bisa diambil lagi.

Pemborong berharap dapat meneruskan pekerjaan, TETAPI penyandang dananya telah kabur dan sulit dihubungi karena kantornya telah tutup.

Pemilik yang telah menghuni  terpaksa mengambil alih kepengelolaan sebisanya dengan informasi maupun fasilitas yang sangat minim. Hal ini telah dilaporkan ke Dinas Perumahan DKI. Akan tetapi Dinas Perumahan belum mampu menangani kasus seperti ini.

Kemudian terdapat perwakilan Pemilik yang menghubungi KAPPRI. Mereka telah datang ke KAPPRI untuk meminta Saran.  Sekarang mereka meneruskan perjuangan dengan pendampingan dari KAPPRI.

Selamat berjuang dalam kasus yang berbeda.

Salam KAPPRI.

Advertisements

Rapat Pertama Pembentukan PPPSRS Kalibata City Warga Murni

Pada tanggal 18 Mei 2015 pada pukul 20.00 malam di Gedung Cawang Kencana berlangsung Musyawarah para pemilik Kalibata City. Mereka ‘terpaksa’ melakukan Rapat di Gedung Cawang Kencana karena tidak dapat menyelenggarakan Rapat di Kawasan Kalibata City, yang notabene adalah rumah mereka, akibat dari intimidasi, ancaman, terror yang telah dialami pada Rapat-rapat yang lalu. Rekayasa negatif secara massive, sistematis dan terstruktur dilakukan dengan unsur-unsur tertentu untuk melawan kemauan para Pemilik yang ingin agar UU No 20 tahun 2011 dapat dilaksanakan dengan konsekuen. Hal serupa juga terjadi pada Rapat Umum pemilik Apartemen Lavande di Gedung  Smesco (UKM) 13 Mei 2015 yang lalu. Bahkan seorang ibu pemilik Lavande ada yang sampai terluka karena kakinya ter-injak oknum Satpam yang mendorong.

Yang agak spesial pada Rapat Umum Pemilik Kalibata City Kemarin adalah hadirnya Dirjen Perumahan Kemen PU Pera Bapak Syarif Burhanuddin, disertai salah satu Direkturnya, juga tidak ketinggalan  2 (dua) orang pejabat dari Dinas Perumahan a.l Bapak Faisal, serta pejabat dari Badan Kesbang DKI Jakarta yang merekam video saat berlangsungnya Rapat.

Syarif Burhanudin - Dirjen perumahan rakyat hadir sebagai bukti ke absahan RUTA Warga Murni Kalibata City tanggal 18 Mei 2015

Dirjen perumahan rakyat hadir sebagai bukti keabsahan RUTA Kalibata City tangga 18 Mei 2015 di Cawang Kencana

Kalibata City - RUTA Warga Murni 1

Rapat berlangsung lancar, penuh kedamaian, dipimpin Ketua Panitia Musayawarah, Wewen.
Disela-sela penundaan Rapat karena tak dicapainya kuorum, diisi dengan Sambutan Ketua Umum KAPPRI, Dirjen Perumahan, serta testimonial dari beberapa pemilik Apartemen Kalibata City.
Antara lain dijelaskan tentang Pasal-pasal 59, 74, 75, 76, 77 UU 20 tahun 2011 yang kebanyakan para Pemilik belum paham, sehingga kurang sadar terhadap hak-hak Pemilik yang dijamin oleh Undang-undang.

Kalibata City - RUTA Warga Murni 5

Kalibata City - RUTA Warga Murni 4
Yang sangat perlu diapresiasi adalah sebuah kemajuan dengan hadirnya pejabat setingkat Dirjen dalam Rapat kemarin. Ini merupakan darah baru, suntikan semangat bagi para Pemilik yang selama ini merasa ada pembiaran Pemerintah terhadap permasalahan yang dihadapi para Pemilik dan Penghuni Sarusun.

Kalibata City - RUTA Warga Murni 2 Kalibata City - RUTA Warga Murni 3
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta Ika Lestari Adji, Seperti biasa masih ABSEN saja dan hanya mengirim perwakilan. Karena setelah ditunda 2 (dua) kali Rapat belum juga mencapai kuorum, maka Rapat ini ditunda. Hal ini merupakan Rapat yang pertama oleh para Pemilik Kalibata City. Kemudian dalam sebulan akan diselenggarakan Rapat Umum yang Kedua.

Kappri.org