Tag Archives: gading mediterania

Penghuni Apartemen Gading Mediterania Paksa Ketua PPRS Mundur

Selasa, 24 Mei 2016 04:15

Penghuni Apartemen Gading Mediterania Paksa Ketua PPRS Mundur
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Salah seorang pengelola apartemen Gading Mediterania bersama Camat Kelapa Gading, Abdul Chalik, dan Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono.

WARTA KOTA, KELAPAGADING– Ratusan penghuni Apartemen Gading Mediterania meluapkan emosinya terhadap pihak pengelola di Basement I Ruang Balai Warga Apartemen Gading Mediterania, Jalan Boulevard Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (23/5/2016), malam.

Pengelola apartemen dinilai tak punya sikap dan pertanggungjawaban pihak terhadap bobroknya fasilitas apartemen tersebut.

Alhasil, musyawarah yang kerap berujung deadlock ini pun, membuat warga memaksa Ketua Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS), Paulus, untuk mengundurkan diri malam ini juga bersama keenam pengurus PPRS lainnya.

“Kalian ini harus mundur dong. Ini nggak fair. Warga di sini selama bertahun-tahun sudah gerah sama ketujuh pengurus ini. Tolong pak Camat, Pak Polisi, kami sudah gerah sama mereka ini.”
“Fasilitas apartemen bobrok, sampai lift sering anjlok ini mana ada perbaikan?” teriak salah seorang penghuni di depan Paulus, Camat Kelapa Gading, Abdul Chalik, dan Kelapa Gading’>Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono.

Paulus dengan keenam pengurus PPRS lainnya nampak pucat saat mendapat caci makian yang keluar dari mulut para penghuni apartemen ini.

Abdul Chalik, Argo, dan instansi lainnya juga terus berdiskusi di meja musyawarah yang disediakan warga.

Hingga tengah malam ini, warga masih menunggu pihak pengurus PPRS Apartemen Gading Mediterania Residence untuk mengundurkan diri diatas hitam dan putih.

Penghuni pun mengancam tak pulang sebelum pihak pengurus bersama ketua PPRS menyatakan pengunduran dirinya secara lisan dan tertulis.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Suprapto

Sumber: http://wartakota.tribunnews.com/2016/05/24/penghuni-apartemen-gading-mediterania-paksa-ketua-pprs-mundur

Advertisements

TEMBOK BERLIN DI SARUSUN JEBOL!

Jakarta, 24 Mei 2016, jam 01:30

“TEMBOK BERLIN” ITU JEBOL

Dimulai dari pemberitaan http://wartakota.tribunnews.com/2016/05/23/ratusan-penghuni-apartemen-gading-Mediterania-emosi yang mewartakan perjuangan warga Gading Mediterania Residences (“GMR”) di Kelapa Gading Barat, disusul oleh pesan Whatsapp Ananda Ongko Diputro sebagai berikut:

Dengan penuh semangat warga GMR sampai pikul 01:30 pagi ini akhirnya berhasil menekan ketua PPPRSR GMR Paulus Hersutanta untuk mengundurkan diri disaksikan Danramil, Kapolsek, Camat dan Lurah Kelapa Gading. Akhirnya mulai terbit titik terang PPPSRS GMR milik APG sudah mulai tumbang. Bagaimana warga apartemen lain?

Terima kasih banyak untuk Forkom GMR Pak Anil dan Kawan-kawan, serta dukungan yang lain. AYO jadikan momentum ini suatu tonggak baru. Pesan Pak Ketua sangat benar, “Warga Bersatu Tidak Bisa Dikalahkan!”. Tularkan semangat ini ke warga lain.

PESAN KAPPRI

“TEMBOK BERLIN ” di GMR yang dibangun APG ini merupakan tembok yang sangat kuat. Persatuan dan kekompakan warga  mampu menjebolnya.Harus kita buat “EFFECT DOMINO”, perjuangan seperti GMR menular keseluruh kawasan rusun di Indonesia untuk merobohkan ” TEMBOK BERLIN” yang lain. Hanya butuh satu “BERSATU DAN KOMPAK TERARAH SESUAI UU NO.20 TAHUN 2011″. Dalam  perjuangan MOMENTUM TIDAK BOLEH TERPUTUS. Untuk terjadinya seperti GMR ini, membutuhkan waktu lebih dari empat tahun berjuang dengan tokoh Pak Anil dan Pak Ananda, yang mampu menularkan api perjuangan kepada kawan-kawan di GMR. Berikutnya harus dibongkar AD ART dalam 3 hal, untuk agar memuat,
1. Hanya Pemilik yang menghuni yang wajib membentuk PPPSRS. Tidak ada pihak yang lain.
2.Hanya Pemilik yang menghuni yang memiliki hak memilih dan dipilih dalam pendirian maupun pemilihan pengurus PPPSRS. Penghuni Non Pemilik tidak memiliki hak memilih dan  dipilih.
3. Dalam hal pemilihan tidak berlaku surat kuasa, pemilik hak suara harus datang sendiri ke bilik suara untuk menjalankan haknya seperti Pemilu maupun Pilkada. Azas pemilihan adalah langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
4. Hilangkan kata ” terutama” yang ditambahkan pelaku pembangunan kepada pasal 74 ayat (1) UU 20 tahun 2011 agar murni dan konsekuen.

KAPPRI menunggu gerakan serupa di kawasan lain.Mumpung APG sedang sibuk berurusan dengan KPK. Selamat berjuang.

WARGA BERSATU TAK DAPAT DIKALAHKAAN!

http://www.kappri.org

Kesal Keluhannya Tak Ditanggapi, Pengelola Aparteman Mediterania Digeruduk warga

IMG-20160518-WA0017

Rkn – Kesal terhadap pengelola aparteman Mediterania, ratusan penghuni menggelar aksi demo. Pasalnya, mereka mengaku setiap kali naik lift di aparteman tersebut mereka takut kalau-kalau akan jatuh.

Seperti yang terjadi pada Senin (16/5), sekitar pukul 13.00, 5 warga penghuni aparteman tersebut terjebak lift yang jatuh dari lantai 25 hingga lantai 12.

“Aksi ini kami lakukan karena khawatir jangan-jangan lift saat kami tumpangi jatuh,”kata Frengki salah seorang penghuni aparteman.

Kondisi ini menurutnya sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak pengelola namun, tidak pernah ditanggapi. Mereka seakan-akan hanya cuek saja. (Am/d)

Sumber: http://www.rubrikkotanews.com/2016/05/18/kesal-keluhannya-tak-ditanggapi-pengelola-aparteman-mediterania-digeruduk-warga/

Sering Dikecewakan Warga Apartemen Gading Mediterania Mengaku Tak Percaya Pengurus PPSR

IMG-20160524-WA0004

Rkn– Meski Ketua Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) Aparteman Gading Mediterania, Paulus Hersutanta, siap mundur, namun tidak serta merta warga puas.

Sebab mereka tidak yakin hal ini akan dilakukan, sebab warga sudah beberapa kali dikecewalan. “Kami tidak serta merta percaya dengan pernyataan ini. Meski begitu kami akan tetap menunggu hasil pertemuan nanti, yang jelas kami warga disini tetap menginginkan mereka legowo untuk segera mundur,”kata Mega, salah seorang warga.

Diakui oleh Mega, memang warga penghuni aparteman ini sudah beberapa kali dikecewakan oleh pengurus PPRS. Maka dari itu kami butuh surat perjanjian hitam diatas putih.

Perjanjian ini perlu dilakukan dengan tujuan agar warga bisa minta pertanggungjawaban kepada para pengurus. “Meski sudah ada surat perjanjian terkadang mereka mengingkari janji. Maka dari itu kami semua menuntut agar mereka bertujuh segera turun dari pengurus PPRS,”kata wanita itu dengan lantang.
Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Frans, dia juga mendesak pengurus itu segera mengundurkan diri. “Kami warga disini sudah capek, lapor kesana kemarin tidak ditanggapi. Makanya kami sepakan untuk minta mereka mundur,”tegasnya. (Am/d)

Sumber: http://www.rubrikkotanews.com/2016/05/24/sering-dikecawakan-warga-apartemen-gading-mediterania-mengaku-tak-percaya-pengurus-ppsr/

Dianggap Bikin Bobrok Fasilitas, Tujuh Pengurus PPRS di Apartemen Gading Mediterania Didesak Mudur

Rkn– Camat Kelapa Gading, Abdul Chalik, Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono serta Danramil Kelapa Gading, Mayor Inf Edy Purwoko, sebagai tim penengah kasus persoalan di Apartemen Gading Mediterania, sempat kewalahan menghadapi luapan emosi penghuni apartemen Gading Mediterania.Sedangkan pihak juga pihak pengelola hanya bisa terdiam melihat emosi warga. Bahkan mereka , tak bisa menjawab apa yang menjadi keluhan-keluhan para penghuni aparteman tersebut.

“Semenjak tahun 2004, tujuh orang pengurus PPRS ini malah membuat fasilitas apartemen bobrok. Kepengurusan ini juga membuat Iuran Pemeliharan Lingkungan (IPL) naik hingga 40 persen setiap tahun. Bahkan pada bulan Februari 2015 kembali naik 43 persen dari 11.500 naik menjadi Rp 15.500,” kata Hera,27.

Bukan hanya itu semenjak kepemimpinan mereka itu penghuni aparteman anjloknya lift terutama di Tower A dan C. Bahkan terakhir terjadi pada Sabtu (21/5), sekitar pukul 21.15 Lift di Tower C anjlok.

Parahnya lagi saat lift itu anjlok seluruh Intercom tidak satupun yang berfungsi. “Kami sempat mencoba protes, CCTV gak aktif pula. Masalah listrik juga, kita sering bayar listik, namun sering mati. Air juga dimatiin. Bayar padahal gak pernah telat,” ucap Winda warga lainnya. (Am/d)

Sumber: http://www.rubrikkotanews.com/2016/05/24/tujuh-pengurus-pprs-di-gading-mediterania-dianggap-bikin-bobrok-fasilitas/