Tag Archives: listrik

Menanggapi Permen ESDM No. 31 Tahun 2015

Logo Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Pemerintah selalu mengeluarkan pernyataan jangan gunakan calo dalam mengurus kepentingan yang berhubungan dengan aparat. Tapi anehnya pemerintah mengeluarkan Permen ESDM No 31 tahun 2015 yang malah mengizinkan calo beroperasi.

Sungguh tidak habis saya mengerti kenapa hubungan yang bisa dilakukan langsung dengan PLN (penyedia tenaga listrik milik pemerintah) sekarang malah membuat sekat dengan konsumen dengan membuat peraturan yang menciptakan suatu badan usaha untuk menjembatani PLN dengan konsumen dengan nama pemegang Izin Usaha Penyedia Tenaga listrik (IUPTL).

Dengan adanya perusahaan jasa yang membeli listrik dari PLN dan kemudian menjual kepada konsumen (konsumen kawasan terbatas seperti rumah susun, kios, perkantoran dll), tidakkah ini akan membuat biaya yang dikeluarkan konsumen kawasan terbatas ini akan meningkat?

Sebagai contoh saat ini semua rumah susun yang belum menggunakan listrik prabayar membayar pemakaian tenaga listrik dengan sistem curah dimana konsumen hanya membayar sesuai tagihan dari pemakaian unit di rumah susunnya saja dan biaya service charge yang sudah dimasukkan biaya terhadap pengunaan tenaga listrik untuk fasilitas umum, dengan adanya Permen ini konsumen selain dikenakan biaya pemakaian tenaga listrik di unit miliknya dan biaya service charge juga dikenakan biaya tambahan lagi yaitu biaya pemakaian daya reaktif, biaya beban dan biaya pemakaian tenaga listrik bagian bersama dan benda bersama, biaya pajak penerangan jalan, dan lain-lain.

Dan tarif listrik yang dibayarkan ke pemegang IUPTL ini ditentukan oleh pemegang IUPTL bukan pemerintah lagi. Sungguh kacau negeri ini.

Inilah yang saya mengerti dari isi Permen ESDM no 31 tahun 2015 yang ditetapkan dan diundangkan pada 29 September 2015 yang mana ketika pembahasan Permen ini yang saya ketahui melalui rekan saya, saya sudah menyatakan TIDAK SETUJU karena pemerintah menciptakan calo.

Apa yang masyarakat rumah susun bisa lakukan sekarang jika pengembang sengaja bekerjasama dengan pemegang IUPTL yang adalah perusahaan milik pengembang juga? Permen ini ditetapkan berlaku 3 bulan setelah diundangkan.

Ada yang mau berusaha untuk menolak atau membatalkan Permen ESDM no 31 tahun 2015 ini?

Khoe Seng Seng

Advertisements

Pemberitahuan DEMO dari Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia (K3LI)

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_01

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_02

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_03

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_04

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_05

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_06

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_07

Komite Konsultatif Konsumen Listrik Indonesia - Demo Masalah Listrik 2015_08

Video: Listrik Diputus, Penghuni Apartemen Ngamuk (viva.co.id)

Metro

Mereka menggeruduk dan mengambil alih paksa kantor pengelola

Selasa, 2 Juni 2015 | 10:27 WIB
Oleh : Daurina Lestari

Video: Listrik Diputus, Penghuni Apartemen Ngamuk

Listrik diputus, penghuni apartemen cempaka mas ngamuk (kabar pagi-tvOne)
VIVA.co.id – Penghuni apartemen Graha Cempaka Mas, Kemayoran, Jakarta Pusat menggeruduk dan mengambil alih paksa kantor pengelola, Senin malam, 1 Juni 2015. Hal itu dilakukan karena mereka tak terima listrik diputus secara sepihak oleh pengelola.

Warga yang emosi mengusir semua petugas dan satpam menggunakan alat pemadam kebakaran. Kericuhan semakin parah saat kuasa hukum pengelola yang disandera warga dievakuasi oleh petugas kepolisian. Akibat aksi tersebut, kantor pengelola apartemen rusak pada bagian pintu kaca.

Pihak pengelola apartemen Cempaka Mas, PT Duta Pertiwi, mengatakan, pemutusan listrik terpaksa dilakukan karena sejumlah warga tidak membayar tagihan listrik selama dua tahun. (Warga telah membayar listrik kepada P3SRS yang sah)  Lihat videonya di sini.

Sumber: http://metro.news.viva.co.id/news/read/633020/video–listrik-diputus–penghuni-apartemen-ngamuk

Penetapan Penyesuaian Tarif Listrik PLN Bulan Januari 2015 untuk Rumah Susun

Untuk dipedomani atau pembanding dengan tarif listrik pengelola, apartemen atau rumah susun masuk dalam golongan B3 dengan tarif Rp. 1.077,18 per kWh (WBP dan LWBP juga sama).

Apabila tagihan listrik oleh pengelola diatas Rp. 1.077,18 per kWh, maka sudah termasuk perbuatan pidana sesuai dengan Pasal 49 UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

PLN - Penetapan Penyesuaian Tarif Listrik Bulan Januari 2015